Hujan deras mengguyur kota pasuruan sejak siang tanggal 9 januari hingga malam menghidupkan kembali trauma sebagian warga kota. Masih terbayang tahun 2008 silam tatkala kali gembong dan welang meluap..hampir seluruh kota terendam. Maka berbondong mereka melihat kali gembong di jalan diponegoro dan jembatan hayam wuruk...uups dah naik permukaan tapi nasih aman.
Tapi di kali welang-karang anyar karang ketug..kembali meluap..banjir lagi..setiap tahun kembali terulang. Banyak orang tak mengerti..kenapa terus begini setiap tahun. Banyak orang tak mengerti apa yang sudah dilakukan pemerintah kota mengatasi hal ini. Banyak orang tak mengerti...siapa yang bisa berikan penjelasannya.
Tapi ..ya sudah..
Malam ini dan besok para korban membutuhkan bantuan segera. Maka 500 nasi bungkuspun dari kami segera tersebar pada para korban banjir dari Bugul lor, Bakalan, Karang Ketug, Krapyakrejo dan Sebani. Setelah koordinasi sana sini, alhamdulillah ada perahu karet milik polairud daN bersama P2B PKS (Pos Penanggulangan Bencana) mengevakuasi nenek tua dan anak anak. Dilanjutkan pagi ini distribusi air bersih untuk warga karanganyar karang ketug..
Sabar ya Pak, Maafkan kami Bu, baru ini yang bisa kami perbuat bagi jenengan semua. Tapi kami bertekad, bahwa kami akan perjuangkan kepentingan jenengan untuk membenahi kali welang dan mendorong para pihak yang mempunyai wewenang untuk duduk bersama mencari solusi atas keadaan ini agar tidak lagi terulang atau minimal dampak dampaknya tidak lagi seperti sekarang dan waktu yang kemarin..
Mohon doa dan dukungannya.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar